Secercah

Langit malam kelam terbentang
Sangat kelam, mendung tertutup awan
Menanti, masih menanti
Perlahan awan bergeser
Satu, dua, tiga, semakin banyak
Hingga hitamnya penuh dengan titik-titik putih berkilauan
Termenung mengkhayal, timbulkan harapan
Mungkinkah aku bisa kesana?
Jauh, sungguh terlampau jauh
Adakah jalan untuk kesana?
Kian hari kian berkilau
Diantaranya satu terkilau
Kelak akan kugenggam itu



Bandung, 22 Oktober 2009

3 komeN: