Tika bicara CINTA?!

Dia berbeda dari yang lain
Tatapannya buatku malu
Perhatiannya buatku tersipu
Pujiannya melayangkanku
Perkataannya adalah kebaikan
Kecerdasannya buatku terpesona
Kehadirannya selalu kunanti, dalam nyata maupun hanya dalam benak

Ya Rabb! Mungkinkah aku "JATUH CINTA"?

Kian hari kian menjadi
Keshalehannya buatku sulit tuk lupakannya
Ya, terlalu indah tuk dilupakan

Hari berganti hari. Ternyata diriku dan dia semakin dekat. Tergila-gila padanya, selalu teringat akan dirinya, selalu membayangkan wajahnya, selalu ingin bertemu dengannya, walau hanya sekedar melihat dari kejauhan.Bahkan rasa cemburu pun terasa jika kulihat dia dekat dengan yang lain. Entah mengapa, dia bisa sampai buatQ spt ini.
Makin kurasakan perasaan yang mendalam. Yang mungkin bisa kusebut "CINTA"

Waktu terus berlalu. Aku tersadar. Aku mulai bertanya-tanya pada diriku. Entah mengapa aku mulai merasa terbelenggu. Pikiranku mulai sering dihiasi bayangnya. Hingga membuatku memiliki harapan tuk bisa memilikinya.
TIDAK! Mengapa semua ini bisa terjadi? Apa yang telah terjadi pada diriku? Aku tlah terperosok ke dalam lubang yang dalam. Dalam sekali. Aku tlah terperangkap dalam cinta yang semu! Cinta yang terlarang! Ya, karena dia datang sebelum saatnya. Aku kembali bertanya-tanya, aku mulai memikirkan makna cinta yang sesungguhnya.

Aku begitu mengaguminya. Terpikirkan olehku, dia sangat spesial untukku. Tapi bagaimana dengan posisi Yang Menciptakan makhluk indah itu? Apakah Dia lebih kuspesialkan daripadanya?

Aku teringat firmanNya: "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Israa':32)

Astaghfirullahal 'adzim!  Aku takut!
Ya Rabbi, ampunilah aku! Ampunilah jika aku tidak bisa menjaga pendangan ini, tidak bisa menjaga pikiran dan hati ini. Aku berlindung padaMu Ya Rabb, dari segala perbuatan munkar.

Dia memang begitu indah. Tapi keindahan itu hanyalah sebagian kecil dari keindahanNya yang Dia berikan padanya.

Ya Rabb, aku bersyukur atas rasa cinta yang Kau berikan padaku. Tinggal bagaimana aku bisa memanage rasa cinta ini.
Aku ingin mencintai karenaMu, Sang Pemilik Cinta.

Kini kubulatkan tekad! Aku tak ingin jatuh di lubang yang sama, apalagi lubang yang lebih dalam. Aku tak ingin merusak pikiranku dengan bayangnya. Aku tak ingin mengotori hatiku dengan ukiran namanya. Aku tak ingin waktuku tersita dengan angan tentangnya. Aku mencintainya karena Allah, sama seperti cintaku pada yang lain, cinta karena kita bersaudara.

Allah telah menentukan yang terbaik untukku. Siapakah dia? Aku belum tau. Karena memang belumlah saatnya. Toh, kalo udah jodoh g' bakal kemana. Masih banyak harapan lain yang harus lebih diprioritaskan

"... perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). ..." (QS. 24:26)
Mau dapet jodoh shaleh? Caranya, shalehkan dulu diri sendiri! n_n

Ya Allah, jagalah hati ini, agar tak ada yang lebih kucintai daripada Engkau."







1 komeN: