FKI to Ciwidey Part II

Bismillahirrahmanirrahim.

Yuhuuu,,,
Rihlah FKI to Ciwidey Part II.
Awalnya kami berkumpul dulu di markas Al.Muqimin Sarijadi.
Peserta kali ini lebih bervariasi. Dari SMA2, SMA5, SMA15, SMA Penerbangan (dimana sih? ;D), dLL.

Kali ini kami naik bus. Awalnya naik bus kobutri (setelah sekian lama g' naik bus =p).
Eh, eh.. Tapi blm nyampe t4 7an, busnya tdk memungkinkan u/ melanjutkan p'jalanan. Akhirnya kami pun berpindah ke angkot, ;D
Alhamdulillah, akhirnya nyampe 7an dg selamat di Pesantren Al-Ittifaq.
Kami brgkt sktr jam 8 & sampai sktr jam 11.

Spt biasa, pembukaan dulu hingga dzuhur. Kali ini ada santrinya yg hadir. Ciwidey  Part I mah g' ada.
Setelah itu kami disuguhin makanan, :D
Wah, ternyata di luar sana hujan. Kami pun mengisi waktu dg games sembari menunggu hujan reda. Krn kami berencana u/ jalan" ke kebun.
Awalnya game perkenalan. Trs game balon (jadi inget waktu ke situ patenggang. =D). Hikmahnya,, Tetap berjuang! ^O^ & gunakan cara yg halal. =p (betul begitu tipow? XD XD)

Akhirnya,, hujan reda juga. Kami bersiap u/ pergi. ^^
Eits,, sebelumnya dokumentasi dulu donk! ;)
(Jepret,, jepret,,!)

Kami pun berjalan menuju kebun lobak yg sdg panen. Cabuuuttt...!!!!
Lalu daun"nya kami bawa ke kandang mou!
Sebelumnya, kami mampir dulu ke t4 biopori (jadi inget pljrn PLH ;D).
Lalu kami silaturahim ke kandang mou.
Mooouuuu....
Ada yg meres susu sapi, atau sekedar bertegur sapa.
Jgn lupa foto bareng! Highighig XD

Wah, waktu sdh menunjukkan sktr jam 3 sore. Kami pun kembali ke markas. Setelah itu penutupan & bersiap pulang. Hoghog,, Sebelumnya,, sy & nyai sempet poto pake jaket santri Al-Ittifaq! XD
Keren jg jaketnya! b^^

Waahh,,,
Tak terasa waktunya pulang pun tiba. Kami menggunakan angkot (hmm,, t'masuk jenis minibus bkn?! =D).
Awalnya masih rada rame di dlm angkot teh. Eh, lama" semakin sunyi. & kami para akhwat perwakilan SMA2 sibuk sendiri dg lawakan apeu,, -_-''
Akhirnya,, ya sudahlah,, qta ikutan diem aja. =)

Siiinnngg....
Akhirnya,, alhamdulillah,, nyampe jg di Al-Muqimin. Ada yg turun di jalan jg.
Dari Al.Ittifaq teh jam 4 lebih gitu ya. Trs nyampe Al.Muqimin sktr stgh 7.

Alhamdulillah,,
Secara keseluruhan rame! b^_^d
Ilmu dapet, temen baru dapet, pengalaman dapet, dsb.
Walau selalu ada tantangan & hambatan, tapi tdk menyurutkan semangat kami! ;D
Justru jadi nambah pelajaran dari pengalaman itu. ^^

Makasih bwt semuanya,,,
Buat ALLAH SWT. yg sdh memudahkan acara ini hingga kami dpt kembali dlm keadaan selamat, para panitia yg sdh mengundang & memberi pelayanan yg luar biasa (GRATIS bo'! XD), teman" Pesantren Al.Ittifaq yg sdh menjamu dg sangat hangat, serta teman" semuanya yg ikut berpartisipasi, jazakumullahu khairan katsiraa. C U next time,, insya ALLAH.. ;D.

So, kapan ke jogja?
Wkwkwkwk



Bila CINTA


Bila aku jatuh cinta
Aku ingin cintaku berlandaskan cinta karena ALLAH
Bila aku mencinta
Aku tak ingin menjerumuskan ia dalam dosa
Bila cinta datang belum saatnya
Aku ingin bisa menjaga hatiku dari cinta yang semu
Saat cinta telah semakin mendalam
Aku ingin dia adalah yang terbaik
Tapi bila aku bukan yang terbaik
Aku harap ada yang lebih baik untuknya
Bila cintaku bertepuk sebelah tangan
Aku harus ingat ada yang takkan menolak cinta...
ALLAH

Setiap tatapan pada wajahmu
Setiap pikiran tentangmu bernilai dosa
Dan hanya dapat dihalalkan dengan ikatan janji setia dalam tali pernikahan
Yang belum tiba saatnya

Ya Rabb,,
Bila ini hanyalah cinta semu, maka mudahkanlah aku untuk melupakannya
Atau setidaknya untuk hanya menganggapnya teman biasa
Agar tiada lagi rasa cemburu
Agar tak perlu kuberikan perhatian lebih yang menandakan rasa sayangku padanya
Satu hal yang paling kutakuti
Aku takut cinta ini melebihi cintaku padaMu Rabb

Bila belum saatnya aku jatuh cinta
Tangguhkan rasa ini hingga saatnya Ya Rahim...



Tika bicara CINTA (lagi)?!

Bismillahirrahmanirrahim.

Bedanya dg "Tika bicara CINTA?!", disana sy menggunakan kata ganti org pertama tunggal. Tapi hanya untuk memudahkan apa yg ingin disampaikan. Bukan b'arti sepenuhnya m'ceritakan pengalaman pribadi. Skrg mah menggunakan kata ganti org pertama jamak. Hegheg..
***

Sudah tak dapat dipungkiri lagi masa" remaja adalah saat pemuda-pemudi merasakan yang namanya cinta. Banyak cara yg dilakukan u/ menyalurkan rasa itu. Ada, bahkan banyak yang memilih jalan u/ pacaran. Tapi ada juga bahkan mungkin banyak yg berketetapan hati u/ tidak berpacaran. Tapi patut pula dipertanyakan, apakah hanya dengan komitmen itu berarti kita telah lolos dari ujian??

Bicara ttg cinta, kita tak bisa terlepas dari masalah hati, karena ini menyangkut perasaan. Memilih u/ "Say no to pacaran before nikah" belum b'arti kita telah terlepas dari problema cinta (zz (~_~')).

Ketika mencintai seseorang mungkin kita akan sering terbayang-bayang akan dirinya, merasa sangat senang bertemu dengannya, bahkan ingin memilikinya, tak ingin kehilangan dia, juga mungkin mencari" perhatiannya, berusaha menjadi yg terbaik di hadapannya, dsb.
Coba bandingkan perlakukan kita pada si dia dibandingkan dengan perlakuan kita pada org lain. Biasanya disadari atau tidak, kita memperlakukan org tsb lebih spesial dibanding yg lain. Nah, lo? Patut dicurigakan. Bahkan mungkin sampai terjadi gosip" yg memicu timbulnya fitnah.
Astaghfirullahal'adzim...

"Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, & suatu jalan yang buruk." [QS. 17:32]

Apa yg membuat kita seperti itu? Apakah kita takut kehilangan orang yg kita cintai? Apakah kita takut dia berpaling dari kita? Apakah kita takut dia jadi milik orang lain? Apakah.. Apakah.. Apakah..

Lalu, harus bagaimana?
Saudara/iQ, kenapa kita harus takut kehilangan org yg kita cintai? Kenapa kita harus takut dia berpaling pada orang lain? Kenapa kita harus takut dia jadi milik orang lain? Bukankah kita akan bahagia jika org yg kita cintai bahagia? Bukankah kita rela berkorban u/ org yg kita cintai? Bukankah... Bukankah...
Jadi, kita harusnya tetap bahagia walau org yg kita cintai akhirnya harus bersama yg lain.
Hiks,, sedihnya... (Ulah kitu atuh tik, qmu bikin hilang harapan aja.)
Haghaghag... Becanda, becanda.. n_nV

Saudara/iQ, ketika kita jatuh cinta, bersyukurlah pada Yang Memberikan rasa cinta itu. Alhamdulilah, kita masih diberi nikmat untuk bisa mencintai. Tapi, bagaimana wujud syukur kita? Apakah dg mengungkapkan rasa cinta kita pada orang tersebut? Ingin status lebih dari teman?

Saudara/iQ, ingatkah pada kisah Ali & Fatimah? Sungguh kisah yang mengharukan. Ali & Fatimah yg mana ALLAH menakdirkan mereka untuk bersatu, ternyata sebelumnya mereka sama" memendam rasa yg sama. Hingga akhirnya ALLAH pun menyatukan cinta mereka. Subhanallah,, Kesabaran mereka berbuah manis.

Kita harus percaya pada takdir ALLAH. ALLAH akan selalu memberikan yg terbaik untuk hambaNya. Kita tak perlu takut kehilangan si dia. ALLAH tau isi hati kita. Dia tau apa yg kita inginkan, & apa yg kita buthkan. Jika dia yg terbaik, dia gak akan jauh dari kita kok. Jika dia yg terbaik, insya ALLAH kelak kita akan dipertemukan kembali dengannya. Dalam ikatan yang teramat indah malah. =)

Kata sapa gak boleh ingin sekedar jadi teman? Malah jgn tanggung", sekalian jadi pendamping hidup. Boleh donk, berharap kelak dia jadi yg terbaik untuk kita?! (Nah, kalo ini baru ngasih harapan =p). ALLAH Maha Mendengar. Toh, kalo dia bukan yg terbaik, ALLAH akan menggantikan dg yg lebih baik.^^
Yaa,, klo yg udah siap ke pelaminan sih mangga, dienggal we, diantos ulemanna.

Nah, sekarang, u/ yg belum memungkinkan untuk menunaikan sunnah Rasul, menjalankan separuh agama, bersabarlah, berusaha untuk menjaga hati kita agar terhindar dari perbuatan buruk. Kita bisa membentengi nafsu kita dengan shaum, jauhkan dari segala pikiran ttgnya, & perlu juga untuk mengurangi komunikasi yg kurang penting dengannya karena takutnya jadi gak bisa mengontrol perasaan. ;)
Nanti akan ada saatnya untuk memikirkan menuju tahap yg lebih serius. Insya ALLAH. =)

"Dan orang-orang yg tidak mampu menikah hendaklah menjaga kesucian (dirinya), sampai ALLAH memberi kemampuan kepada mereka dengan karuniaNya." [QS. 24:33]

Saya setuju dengan kata org tua sy. Kalo udah nikah, harus keluar dari rumah. Bisa dikatakan, intinya, pernikahan anak berarti saat berakhirnya tanggung jawab ortu thd anaknya.
Jadi, memang butuh p'siapan yg benar" matang u/ memutuskan akan menjalani kehidupan baru dalam tali pernikahan, terutama buat lelakinya, yg akan menjadi kepala rumah tangga.

"Nikah itu lebih menjaga pandangan & lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yg belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena ia adalah pengekang baginya." [Muttafaq alaih]

Wallahu'alam bishshawab...

Smg bisa jadi bahan instropeksi buat kita.

Ya Rabb,, jagalah hati ini agar tak ada yg kucintai melebihi cintaku padaMu.

Kebenaran dtgnya dari ALLAH. Kesalahan dtgnya dari diri sy sendiri. Afwan jiddan. Jazakumullahu khairan katsiraa,,

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Like Father Like Son

Judul buku  : Like Father Like Son
Pengarang  : Mohamad Zaka Al Farisi
Tebal buku : 272 halaman
Penerbit     : MQ Gress

Kisah" yg tersaji dlm buku ini, bagaikan sebuah chicken soup islami yg dpt m'hangatkan jiwa kita u/ senantiasa mrenungi kehidpan & m'syukuri betapa Maha Pemurah, Maha Pengampun, & Mahabesar ALLAH SWT.

Begitu byk kisah religi penuh hikmah yg "bergizi" & mencengangkan alam bawah sadar shg kita semakin memahami makna kehidupan. Kisah" tsb ibarat oase di sebuah kehidupan yg gersang & penuh intrik.

Tentu tdk ada seorg pun yg tdk prnh m'hadapi hambatan & masalah dlm hdpnya. O/ krn itu, bacaan ringan kaya hikmah kiranya dpt m'buka inspirasi sekaligus men-charge qolbu shg kita lbh bijak m'sikapi hdp.


Berikut sy sertakan salah 1 kisah yg ada dlm buku ini..

PENCURI VS 'ABID

Tersebutlah seorg pria yg b'profesi sbg pencuri & hdp di zaman Nabi Musa. Sdh 40 th profesi ini dia geluti.
   Singkat cerita, suatu hr si pencuri melihat seorg 'abid dtg. Prestasi si 'abid ckp luar biasa. Setdknya, dia sdh b'ibadah dg tekun slama 40 th. Melihat seorg 'abid dtg, timbul di benak si pencuri u/ b'jalan bersama si 'abid. Tanpa b'pikir pjg, si p'curi b'lari kecil m'hampiri si 'abid. Serta-merta dia meminta izin agar bisa menemani p'jalanan si 'abid. Keruan saja si 'abid sangat terkejut. Maklum, pencuri ini sgt trkenal di slruh negeri.
   Tanpa basa/i, si 'abid lgsg berlari tanpa menoleh. Malangnya, si pencuri malah terus m'ikuti. Akhirnya, keduanya sampai di dpn Nabi Musa. Lalu Nabi Musa berkata, "Baru sj aku m'dpt wahyu ttg kalian. Allah m'katakan bhw sgala amal kalian, baik & buruk, tlh dihapuskan, Kini, kalian mulai dr nol lg."
   Si pencuri maupun si 'abid jelas terkejut sekali. Si pencuri terkejut krn senang. Siapa sangka dosa yg sdh m'gunung itu ternyata dihapuskan o/ Allah. Si pencuri merasa sgt bahagia & tiada hentinya memanjatkan puji & syukur kehadirat Allah.
   Lain halnya dg si 'abid. Dia terkejut krn sgt kecewa. Bgmn tdk, hampir 40 th dia rajin beribadah, meninggalkan berbagai macam kesenangan dunia. Tetapi hr ini smw amal baiknya hlg hnya dlm wktu shari.
   Si pencuri mmg suka mencuri. Tapi, hati kclnya tdk rela m'ambil hak org lain. Dy terpaksa mlakukan smw itu demi mnafkahi kelg.nya yg miskin. Itu sebabnya, stp kali mencuri, batinnya mrasa tersiksa & berdosa. Namun, harapan akan ampunan & ksh syg Allah tak prnh pudar.
   Berbeda halnya dg si 'abid yg begitu ykn bhw ibdhny dpt m'selamatkan dirinya. Hatinya begitu ykn bhw dg ibdh slama itu, dy layak di surga, dpt m'jauhkan dirinya dr neraka, b'tambah shalih, & lbh mulia. Ada perasaan bangga menyelinap di hatinya ktika m'jlankan ibdh. Perasaan inilah yg m'bwt dy enggan b'gaul dg org" jahat. Dia merasa hanya pantas berjalan dg nabi.
   Mahasuci Allah yg m'ketahui sgala rahasia hati manusia. Dia tdk hanya mlihat amal" yg tmpak, ttpi jg apa yg terbersit dlm hati mnusia. Dia mmberikan printah kpd hamba"Nya u/ dlaksanakan smampu mrk.Dia tdk m'berikan beban mlebihi ksanggupan hamba"Nya.

Pendapat resensor (maksa ya?! ^^'):
Mgkn udah ada bbrp crita yg udh prnh qta dngar sblmnya. Dari crita" yg ada di buku ini, qta bsa m'ambil hikmah yg ada ddlmnya dengan belajar dri pngalaman nabi, rasul, para sahabat, & khalifah" terdahulu.
=)