Like Father Like Son

Judul buku  : Like Father Like Son
Pengarang  : Mohamad Zaka Al Farisi
Tebal buku : 272 halaman
Penerbit     : MQ Gress

Kisah" yg tersaji dlm buku ini, bagaikan sebuah chicken soup islami yg dpt m'hangatkan jiwa kita u/ senantiasa mrenungi kehidpan & m'syukuri betapa Maha Pemurah, Maha Pengampun, & Mahabesar ALLAH SWT.

Begitu byk kisah religi penuh hikmah yg "bergizi" & mencengangkan alam bawah sadar shg kita semakin memahami makna kehidupan. Kisah" tsb ibarat oase di sebuah kehidupan yg gersang & penuh intrik.

Tentu tdk ada seorg pun yg tdk prnh m'hadapi hambatan & masalah dlm hdpnya. O/ krn itu, bacaan ringan kaya hikmah kiranya dpt m'buka inspirasi sekaligus men-charge qolbu shg kita lbh bijak m'sikapi hdp.


Berikut sy sertakan salah 1 kisah yg ada dlm buku ini..

PENCURI VS 'ABID

Tersebutlah seorg pria yg b'profesi sbg pencuri & hdp di zaman Nabi Musa. Sdh 40 th profesi ini dia geluti.
   Singkat cerita, suatu hr si pencuri melihat seorg 'abid dtg. Prestasi si 'abid ckp luar biasa. Setdknya, dia sdh b'ibadah dg tekun slama 40 th. Melihat seorg 'abid dtg, timbul di benak si pencuri u/ b'jalan bersama si 'abid. Tanpa b'pikir pjg, si p'curi b'lari kecil m'hampiri si 'abid. Serta-merta dia meminta izin agar bisa menemani p'jalanan si 'abid. Keruan saja si 'abid sangat terkejut. Maklum, pencuri ini sgt trkenal di slruh negeri.
   Tanpa basa/i, si 'abid lgsg berlari tanpa menoleh. Malangnya, si pencuri malah terus m'ikuti. Akhirnya, keduanya sampai di dpn Nabi Musa. Lalu Nabi Musa berkata, "Baru sj aku m'dpt wahyu ttg kalian. Allah m'katakan bhw sgala amal kalian, baik & buruk, tlh dihapuskan, Kini, kalian mulai dr nol lg."
   Si pencuri maupun si 'abid jelas terkejut sekali. Si pencuri terkejut krn senang. Siapa sangka dosa yg sdh m'gunung itu ternyata dihapuskan o/ Allah. Si pencuri merasa sgt bahagia & tiada hentinya memanjatkan puji & syukur kehadirat Allah.
   Lain halnya dg si 'abid. Dia terkejut krn sgt kecewa. Bgmn tdk, hampir 40 th dia rajin beribadah, meninggalkan berbagai macam kesenangan dunia. Tetapi hr ini smw amal baiknya hlg hnya dlm wktu shari.
   Si pencuri mmg suka mencuri. Tapi, hati kclnya tdk rela m'ambil hak org lain. Dy terpaksa mlakukan smw itu demi mnafkahi kelg.nya yg miskin. Itu sebabnya, stp kali mencuri, batinnya mrasa tersiksa & berdosa. Namun, harapan akan ampunan & ksh syg Allah tak prnh pudar.
   Berbeda halnya dg si 'abid yg begitu ykn bhw ibdhny dpt m'selamatkan dirinya. Hatinya begitu ykn bhw dg ibdh slama itu, dy layak di surga, dpt m'jauhkan dirinya dr neraka, b'tambah shalih, & lbh mulia. Ada perasaan bangga menyelinap di hatinya ktika m'jlankan ibdh. Perasaan inilah yg m'bwt dy enggan b'gaul dg org" jahat. Dia merasa hanya pantas berjalan dg nabi.
   Mahasuci Allah yg m'ketahui sgala rahasia hati manusia. Dia tdk hanya mlihat amal" yg tmpak, ttpi jg apa yg terbersit dlm hati mnusia. Dia mmberikan printah kpd hamba"Nya u/ dlaksanakan smampu mrk.Dia tdk m'berikan beban mlebihi ksanggupan hamba"Nya.

Pendapat resensor (maksa ya?! ^^'):
Mgkn udah ada bbrp crita yg udh prnh qta dngar sblmnya. Dari crita" yg ada di buku ini, qta bsa m'ambil hikmah yg ada ddlmnya dengan belajar dri pngalaman nabi, rasul, para sahabat, & khalifah" terdahulu.
=)

0 komeN: