Tafsir Al-Mishbah QS. Yunus: 75-97

18 Agustus 2012
@Metro TV
oleh Ust Quraish Shihab

Bismillahirrahmanirrahim

Tak banyak yang dishare, tak lama pula diriku menonton acara ini. Kau tau kenapa? Karena diriku ketiduran -.- (haghaghag)
Tapi ilmu ALLAH itu begitu luas. Walau hanya sebentar, tapi tetap ada ilmu yang kuperoleh.
Subhanallah :)

Saya pun tak hafal ilmu yang sy peroleh ini masing2 didasari pada ayat yang mana. So, sangat dianjurkan bagi pembaca untuk melihat dulu isi Surat Yunus :75-97 ya :D

Jangan berusaha tanpa berserah diri. Dan jangan berserah diri sebelum berusaha.

Ya, berusaha tanpa berserah diri artinya kita sombong. Ga inget kalo yang menentukan hasil ikhtiar kita adalah ALLAH SWT. Bahkan bisa berarti lupa juga kalo yang menggerakkan tubuh kita untuk berikhtiar a/ ALLAH SWT. Maka, setelah ikhtiar, langsung ingat u/ berserah diri ya ;)

Berserah diri tanpa usaha pun takkan menghasilkan apa2. Ingat kan? ALLAH berfirman,

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (QS 13:11)

Jadi, kalo kita ga berusaha mengubah nasib, ya nasib kita ga bakal berubah.

ALLAH tidak akan mengakibatkan baik pada keburukan.

Maksudnya???
Maksudnya adalah ALLAH tidak akan membuat akibat dari suatu perbuatan buruk adalah baik. Jadi, kalo kita melakukan perbuatan buruk, pastilah akibatnya juga buruk.
So, berlaku baik selalu, ya.. Biar akibatnya pun baik :)

Fitnah (dalam bahasa Arab) yang dimaksud pada ayat tersebut (ayat yg mana nih? Ayo cari! :D) bukan memiliki arti seperti fitnah di dalam bahasa Indonesia, melainkan adalah fitnah yang arti sebenarnya yaitu menguji kadar emas yang dibakar. Jadi, maksudnya adalah ujian. Oleh karenanya di ayat tersebut fitnah diartikan dengan ujian. :)
Wah, jadi tau nih kalo fitnah itu ternyata artinya macem2. 

Ada pula nih ayat yg menerangkan tentang sihir. Nah, kata Ustadz ini, sihir yaitu percaya adanya kekuatan lain yang bisa membawa manfaat atau mudharat. Padahal kan kita tau nih, tiada kekuatan lain selain ALLAH SWT yang bisa membawa manfaat atau mudharat.
Jadi, sihir itu sebenarnya merupakan tipuan. Pasti kita udah tau cerita Nabi Musa as. yang ber'tarung' dengan tukang sihir utusan Firaun. Nah, ular dari tukang sihir itu adalah merupakan sihir, hanya tipuan mata. Orang2 menjadi membayangkan kalo ada ular. Sedangkan, tongkat Nabi Musa as. benar2 menjadi ular dan memakan semua tipuan para tukang sihir itu, karena memang yang dilakukan Nabi Musa as. bukan sihir, melainkan mukjizat dari ALLAH Subhanahu wata'ala..

wallahu'alam bishshawab..

1 komeN: