Al-Ikhlash '10 keliling Bonbin

Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah,, Bisa silaturahim lagi dengan sahabat Al-Ikhlash '10..

Seperti biasa, untuk mengadakan silaturahim yang bersifat refreshing ini butuh persiapan jauh-jauh hari untuk menentukan waktu dimana banyak yang bisa ikut. Namun kendala yang sudah terprediksi dari jauh-jauh hari adalah waku libur yang tidak beririsan antarperguruan tinggi. Seperti kita ketahui bahwa anak AI'10 tersebar dimana-mana. Hoghog

Yaaa,, Panjang cerita dan kebingungan antara melanjutkan silaturahim ini atau tidak (setiap mengadakan silaturahim memang seperti ini. Banyak pertimbangannya), akhirnya diputuskanlah silaturahim tetap diadakan dengan perubahan plan. Awalnya, ingin diadakan kunjungan tempat wisata yang agak jauh dari pusat kota Bandung. Akhirnya, kami memutuskan untuk keliling-keliling Bandung saja.

Saya, Lia, MP, Hadi, dan Ajib berkumpul di Manjabal 2 Pasteur (markas biasa). Lalu karena terjadi perubahan plan, maka kami memutuskan untuk berkunjung ke rumah teman-teman AI'10. Hmm,, Namun ternyata cukup banyak juga teman-teman yang sedang beraktifitas di luar rumah. Akhirnya kami menuju rumah Mas Bendry. Waahh mas Ben ramah sekali. n,n

Di rumah mas Bend kami bercengkrama saling berbagi cerita. Hmm,, Cerita apa? Mungkinkah Anda menjadi salah satu topik yang dibicarakan? :P Who knows... Just 6 of us. Haghag

Sebenarnya masih banyak rumah teman-teman yang belum dikunjungi. Namun, waktu harus memisahkan kami cukup cepat. Jadi mohon maaf ya untuk teman-teman yang lain. Mungkin lain kali rumah Anda yang menjadi sasaran berikutnya. :D
Kebenaran juga bertepatan dengan Bazaar 2 juga nih. Namun kami tidak sempat untuk menemui teman-teman yang ke Bazaar juga. Begitupun Adi Kiruh dan mamahnya Thifa yang sedang sakit. Semoga cepat diberikan kesembuhan. Lalu kakeknya Caca yang meninggal kemarin malam dimakamkan di Merak sehingga kami tidak bisa ikut melayat. Insya ALLAH tetap kami doakan. Semoga diberikan tempat terbaik, dapat dipertemukan kembali di jannahNYA kelak. Aamiin Ya Rabb. :)
Untuk Miraj juga yang kami tidak sempat untuk menengok tadi. Semoga anaknya tumbuh sehat wal'afiat dan shalihah, sukses dunia akhirat :).

Selalu ada hikmah ataupun pelajaran yang dapat dipetik dari setiap silaturahim AI. Di rumah mas Bend saya mendapat pelajaran untuk tetap bisa "menyempatkan diri untuk sarapan walau kuliah jam 7". Segala macam solusi disampaikan oleh sahabat-sahabat superku. Insya ALLAH akan kucoba diaplikasikan ;)
Arigatou gozaimasu >,<

Ya, kalau dipikir-pikir memang itu hanya masalah menejemen waktu.

Mas Bend dan Ajib sebentar lagi mau lulus nih :D (teman-teman D3 yang lain juga, hmm Adi Fadli, Hilda, Caca, siapa lagi ya?). Siap-siap adakan syukuran :P.

Makasih banyak buat mas bend dan mamahnya yang sudah repot-repot menyuguhkan sari apel dan gorengan. Wiw, nikmatnya ><
Jazakumullahu khair..
Padahal bertemu mas Bend saja sudah sangat senang T.T :')

Waktu sudah menunjukkan sekitar 10.30. Maka kami pun memohon pamit. Maaf ya sudah mengganggu waktu mas Bend yang sedang mengerjakan tugas akuntansi. Andai kami bisa membantu. Semoga dimudahkan dan dilancarkan ya mas Ben :D

salah satu dari 18 foto pakai HP Ajib yang asik

Kami janjian dengan Ntus di Bonbin. Disana kami melihat satwa-satwa yang ada. Maaf ya Ntus tidak ikut ke rumah mas Bend o.o. Akhirnya, kesampaian juga niatku ke Bonbin. Haghag
Ajib 'biwan' adalah yang paling bersemangat ke Bonbin. Dari perjalanan pun selalu tersenyum (sebenarnya sih memang dia orangnya suka senyum-senyum sendiri -.-) dan HPnya (yang canggih dan unik itu) yang digunakan untuk memotret diberikan padaku supaya aku bisa memotretnya selama disana -___-.


Jika semua wahana dimainkan, entah berapa duit yang bakal dihabiskan. Tiket masuk 15 ribu, toilet 1000, mushola 1000, naik onta atau gajah 10 ribu, sepeda air 5000, tempat bermain anak 2 atau 3 ribu ya? Belum lagi parkir dan saat akan masuk jalan raya ada Pak Ogah -___-

Di Bonbin kami melakukan tukar kado.
Saat yang selalu ditunggu-tunggu. Setelah kado diperoleh dan dibuka, setiap orang mulai memikirkan dari siapa kado tersebut. Haghag. Ya, kan?
Dengan jumlah orang yang cukup sedikit ini dan ada failed dari beberapa orang, maka pemberi kado dapat dengan mudah ditebak. Highighig

Buat MP, semoga semakin rajin mencatat, ujiannya dimudahkan. Highig

Buat Ntus, semoga ke depannya selalu menyempatkan membawa bekal minum dari rumah (karena tadi Ntus membawa air mineral bermerk) dan semakin termotivasi untuk rajin berolahraga. Bisa juga digunakan ketika kesal. Jadi kalo kesal atau marah, mainkan saja alat itu :P. Sudah pernah dicoba oleh seseorang ;) (ilakan menebak).

Buat Lia, semoga semakin rajin minum ;D

Buat Ajib, semoga segera menuju tempat asal gantungan kunci tersebut ^^

Buat Hadi, mungkin ke depannya bisa menjadi pawang ular -.-. SUPER nih, foto dililit ular. Teman-teman yang lain saja masih pikir-pikir dengan segala pertimbangan walaupun sebenarnya berani.

Buatku, semoga semakin rajin mandi -___-
Walau biasanya saya bukan menggunakan sabun Lux. Haghag
Hmm memang sih belakangan ini prinsip mandi 2 kali seharinya agak luntur. Haghag

Oleh karena Lia dan Ntus ada urusan lain, maka kami pun berpisah ketika waktu dzuhur.

Setelah melanjutkan keliling-keliling Bonbin, kami memutuskan untuk cabut. Apalagi Ajib juga mau ada acara jam 3. Awalnya kami berencana makan ramen di Cikutra, namun karena antrian panjang, maka kami ke Baso Malang Enggal Pasteur. ^^
Alhamdulillah, setelah cukup lama menahan lapar -__-

Kembalilah kami ke Manjabal Pasteur sebagai titik akhir silaturahim kami hari ini :(.

Oia, insya ALLAH Lia mau ke Korea nih tanggal 25 Feb ini. Kita doakan selalu ya. Semoga dilancarkan perjalanannya, kuliahnya, dan semua semuanya yang terbaik. Mungkin untuk silaturahim berikutnya adalah mengunjungi tempat Lia sedang merantau ;D.


Untuk teman-teman yang lain, Iqbal yang sedang menjamu tamu, Yest yang sedang mengerjakan tugas, Opik yang ke Cikoneng (benar tidak sih?), Deni ke Ciwidey, Alin Nia Uji Nisa Ario ke Bazaar, Yayu yang habis bantu Ibu lahirkan anak, Bela makrab angkatan, Eci ke Pakar, Dinar LKO, Fadly KKN, Opik PM Ican Dhila yang berhalangan, Oi kerja. Ada yang salah? :P
Ayo yang tidak konfirm kenapa nih. Apapun alasannya, semoga selalu dalam lindungan ALLAH SWT.

Semoga suatu saat nanti kita bisa silaturahim lagi yaa :)

Wah asik ya bisa berbagi cerita, berbagi ilmu, pengalaman yang sangat menarik. ^,^

Al-Ikhlash '10
Sukses dunia, sukses akhirat
Insya ALLAH
ALLAHU AKBAR!! ^O^ 

Motivation in First Biochemistry Lecture


Kuliah perdana biasanya banyak diberikan motivasi oleh dosen. Yah, kurasa itu memang penting untuk men-charge kembali semangat di awal semester. Kali ini, Pak Zeily memberikan banyak pembelajaran di kuliah perdana biokim.

Setiap manusia dilahirkan LUAR BIASA!

Pernahkah Anda melihat orang buta kesandung?
Klo saya, melihat orang lihat kesandung sering.
So, siapa yang sebenarnya lebih baik??

Ketika mendengar ini, sempat berpikir, “Iya juga, ya.”
Orang buta bukan berarti tidak beruntung. Semuanya tergantung. Jika orang buta maupun orang lihat bisa mensyukuri pemberian ALLAH padanya,  maka ia telah menjadi orang yang baik dan benar. Orang lihat memang bisa melihat seperti apa dunia ini. Namun, di sisi lain, ia harus mempertanggungjawabkan akan penggunaan matanya di akhirat kelak. Orang buta memang tidak dapat melihat dunia, tapi ia tidak diminta pertanggungjawaban akan matanya kelak.

Pernahkah kamu memikirkan tentang kebutuhan makanan untuk seluruh penduduk Indonesia setiap tahunnya?
Berapa gram nasi yang kamu makan setiap hari?


Haha.. Mungkin kebanyakan dari kita akan menjawab tidak pernah menghitung bahkan untuk mengira-ngiranya sekalipun.
Kata bapak nih, rata-rata setiap orang butuh 1 kg beras per 3 hari.
Jumlah penduduk Indonesia sekitar 250 juta orang.
Berarti, dalam setahun, beras yang dibutuhkan adalah
(1/1000.250 juta.365 hari.1 kg/3hari) ton = ~30 juta ton beras.
Ketika jadi, nasi, 30% massa beras hilang, maka jumlah nasi dibutuhkan adalah
30 juta.100/70 ton.

Wow!! Untuk yang ingin menjadi presiden atau berkecimpung di pemerintahan, memang sudah seharusnya nih memikirkan yang seperti ini. Karena presiden terutamanya bertanggungjawab akan kebutuhan pangan warganya. Itu baru dari segi pangan, belum hal-hal lainnya yang juga menjadi tanggung jawab pemerintah.

Ilmu itu selalu berkembang, maka kita pun harus selalu mengikuti perkembangan zaman. Ada kalanya suatu penemuan bisa dipatahkan oleh suatu penemuan baru. Dengan begitu, berarti penemuan lama tidak berlaku lagi. So, upgrade our knowledge is so important. Contohnya, waktu SMA kita tahu bahwa 1NADH=3ATP. Namun, penemuan terbaru mengatakan bahwa 1NADH=2,5 ATP. (Wow, saya saja baru tahu. Ini benar-benar menyadarkan saya betapa kurangnya ilmu saya.)
Penemuan terbaru ini bisa saja benar, bisa saja salah. Jika ditemukan lagi suatu penemuan lain, maka penemuan lama menjadi tidak berlaku lagi.

Ya, penemu juga manusia. Bisa berbuat salah. Semua kebenaran akan terungkap di akhirat kelak.

Pak Zeily punya banyak pengalaman berharga selama di Jepang. Diantaranya:

1.       1. Di Jepang, gaji jabatan paling tinggi di suatu tempat dengan jabatan terendah bedanya tidak lebih dari 6 kalinya. Jadi, misalnya seorang tukang sapu gajinya sejuta, maka gaji rektor 6 juta. Dengan begitu, tingkat kesenjangannya tidak tinggi. Tapi, di Indonesia, tingkat kesenjangannya bisa sangat tinggi.

2.      2.  Ekonomi di Indonesia tidak stabil. Klo di Jepang stabil. Jajan baso di Jepang sekarang misalnya harga 500 yen, dengan 5 tahun kemudian juga masih tetap 500 yen. Di Indonesia, jangankan 5 tahun, beberapa bulan saja harga-harga sudah pada naik.


3.       3. Keamanan di Jepang sangat terjamin. Pak Zeily punya pengalaman ketinggalan tas di kereta. Setelah melapor pada petugas, hanya 5 menit kemudian beliau menerima informasi tasnya telah ditemukan dan dapat diambil di suatu stasiun. (Wow, hanya sekitar 5 menit sudah bisa ditemukan.) Ketika mengambilnya pun, tidak perlu KTP dll. Hanya ditanya, “Ini tas bapak?” langsung dikasih saat kita bilang ya. Betapa tingginya kepercayaan warga Jepang terhadap seseorang.

Di Indonesia, kita mungkin patut sangat khawatir jika tas kita sudah hilang. (Saya kira, mungkin itu juga yang menyebabkan orang Indonesia sering negative thingking.)

4.      4.  Jepang memiliki budaya yang sangat baik.
Apakah Anda marah jika dibilang bodoh? Kalau dibilang malas?
Orang Jepang justru tidak marah jika dibilang bodoh. Namun mereka akan sangat marah dibilang malas. Karena malas berhubungan dengan perilaku. (Iya juga, sih. Sudah seharusnya sikap malas itu kita hilangkan.)


Punya tujuan, yang berat akan menjadi ringan.

Apa tujuan hidupmu?

Ketika kita punya tujuan, kita berusaha maksimal mencapai tujuan tersebut, maka segala sesuatu yang berat akan terasa ringan. Sebaliknya, jika tidak punya tujuan, maka sesuatu yang ringan pun akan terasa berat. Mari kita renungkan tujuan-tujuan hidup kita, pikirkan jalan untuk mewujudkannya, pantang menyerah!

Orang Jepang sukses dengan menggunakan 12 jam kerja. Orang Korea lebih lagi, 15 jam! Oleh karenanya Jepang dan Korea maju. Mereka memanfaatkan etos kerja.

So, kuliah jam 7 pagi seharusnya bukan menjadi penghalang jika ingin suskes. Right? ;)

Dengan Pak Zeily, tidak ada toleransi terlambat baik untuk Pak Zeily maupun mahasiswanya.
Ini adalah peraturan kuliah dengan Pak Zeily yang WOW!
Kehadiran MUTLAK 100%, kuliah dimulai tepat waktu, tidak ada yang keluar masuk selama kuliah.
Setiap dosen punya style yang berbeda dalam kuliah. Biasanya dosen selalu berada dalam kelas memberikan materi. Masa, kita menahan ke toilet selama itu saja tidak bisa? Selain itu, jika keluar kelas, bukankah kita akan ketinggalan ilmu-ilmu berharga yang mungkin keluar saat kita meninggalkan kelas?

 Berdoa ‘seperti anak kecil’.

Saya merasa kembali diingatkan untuk berdoa secara spesifik. Contohnya, ‘’Saya ingin uang 500 juta esok hari.”
Bukan hanya sekedar berdoa ingin menjadi orang kaya, ingin punya banyak uang. Kalau dipikir-pikir ia juga, itu semua kan relatif. Misalnya, kita berharap dihindarkan dari api neraka. Bukankah sekarang juga ALLAH telah mengabulkan doa kita? Mungkin kita menjadi tidak menyadarinya karena pikiran kita kurang meluas.

Mungkin itu beberapa ilmu yang telah saya dan teman-teman peroleh di kuliah perdana Biokim dengan Pak Zeily. Sisanya sudah berhubungan dengan materi kuliah. Namun, tetap ada ilmu-ilmu umum yang terkandung di dalamnya. Woh, ini membuatku semakin cinta dengan Biokim :D

benarkah?



Bismillahirrahmanirrahim...

Halo sahabat lamaku, apa kabar?
Bagaimana dengan kehidupanmu yang sekarang?
Kamu lebih bahagia? :)
Kuharap begitu...

Tali persahabatan ada yang dahulunya sangat erat, lalu melemah seiring berjalannya waktu. Ada pula yang dahulunya melemah, lalu semakin erat seiring berjalannya waktu.
Bagaimana persahabatan yang kau alami??

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan semua itu terjadi, diantaranya:

1. Jarak
Jarak yang jauh akan lebih menyulitkan untuk bertemu. Bukankah begitu kawan? Jarak yang jauh akan menghabiskan banyak tenaga dan materi.
Namun, bukankah dimana ada kemauan pasti ada jalan? Rasa ingin bertemu yang menggelora tidak akan memedulikan sejauh apapun jaraknya, semahal apapun yang harus dikeluarkan, selelah apapun yang akan dirasakan.

2. Komunikasi
Walau jarak dekat, kalau komunikasi tidak lancar, bisa berpengaruh juga. Begitu dekatnya kita dengan tetangga, jika tidak pernah bertegur sapa, mana mungkin menjadi tetangga yang karib. Ya, kan?
Namun, bukankah alat komunikasi sekarang sudah sangat banyak dan canggih?
Menelepon, pun jika itu mahal, say hello dengan SMS pun sangat berarti. Masih mahal juga? Sepertinya banyak diantara kita sudah berlangganan internet. Sangat mudah untuk kita menegur teman lama kita lewat message atau wall FB, whatsup, twitter, LINE, bahkan bertatap wajah lewat skype.

3. Doa
Jika kedua cara diatas membutuhkan pengorbanan, ada satu lagi nih yang tidak membutuhkan pengorbanan seperti di atas. Berdoa. Ya, sekalipun kita tidak bisa melakukan kedua hal di atas, hal termudah adalah dengan mendoakannya. Sebaik-baik doa adalah yang tidak diketahui oleh yang didoakan. Kurasa secara otomatis rasa kepedulian antarkedua belah pihak akan terbangun dengan sendirinya. Bukankah kekuatan doa itu luar biasa? :)

Namun apalah artinya begitu banyak cara untuk tetap menjaga tali persahabatan jika kita tidak INGAT. Mana bisa kita menyapa teman kita, apalagi mengunjunginya, bahkan hanya sekedar mendoakannya, jika kita tidak ingat padanya.

Sekalipun kita ingat padanya, belum tentu kita mau mengunjunginya, menyapanya, ataupun mendoakannya, jika masih terdapat ego. Entah itu dendam pribadi ataupun kenangan buruk yang pernah kita alami dengannya.

Hidup ini sudah terlalu rumit, kawan. Janganlah ditambah beban otak kita ini dengan hal-hal negatif yang tidak penting seperti itu. Kenapa tidak kita coba rakit kembali tangga-tangga persahabatan yang sudah mulai merapuh? Melupakan semua rasa kesal kita pada orang-orang yang pernah menyakiti kita. Bukankah itu akan membuat kita lebih bahagia?



Karena mencari teman itu sulit, jika dibandingkan dengan mencari musuh. Teman-teman kita inilah yang mungkin akan menjadi syafaat kita di akhirat kelak. So, marilah kita jaga tali persahabatan itu bersama-sama. Berbagi senyum, berbagi cerita, berbagi kesulitan. Semua ini akan membuat kita merasa menjadi orang paling bahagia di dunia. Karena kita memiliki orang-orang yang peduli dan sayang pada kita. Selain itu, hati kita juga akan bersih, karena tidak ada rasa dendam atau kesal yang mengganjal di hati.

 

Marilah kita reduksi pikiran-pikiran negatif dengan pikiran-pikiran positif. Ikuti setiap pikiran negatif yang terlintas dengan pikiran positif untuk menggantikannya. Karena kebaikan akan menghapus keburukan (QS Hud: 114) ^^




Semua akan indah, jika cinta karena Allah Subhanahu wata'ala :)
 wallahu'alam bishshawab...


Enam hari pertama di tahun 2013 masehi
[24 safar 1434 hijriah]
12.10 am