Temui aku kapanpun kau butuhkan
Aku masih ingat saat kita masih begitu dekat. Kita sering bertukar cerita, bertukar kegalauan, berbagi kesenangan. Bahkan setiap orang yang melihat menganalogikan kita seperti amplop dan perangko yang ditempel pakai super glue . Kamu pun bercerita tentang dia yang kau sukai. Ah, sayang sekali, aku tidak mengenalnya. Kamu pun semakin dekat dengannya. Bahkan dapat dipastikan bahwa waktumu bersamanya jauh lebih banyak daripada waktumu bersamaku. Aku sangat mengerti keadaanmu yang sedang dimabuk asmara. Lebih disayangkannya lagi, aku tidak bisa berbuat banyak untuk mengingatkanmu. Waktu terus berlalu detik demi detik, melunturkan rasa yang begitu dekat dahulunya. Bahkan hingga menghilangkan pemikiranku untuk memperbaiki hubungan kalian. Kita mulai sibuk dengan kehidupan masing-masing. Lagian, kulihat hubungan kalian rasanya makin dekat dan serius saja. Ya, aku hanya bisa berharap kalian dapat tetap menjaga diri dan bersegera saja menghalalkan semuanya. Kita tidak pernah tahu apa yang...